BREAKING NEWS

Wednesday, September 10, 2014

Stop!! Pemberi Harapan Palsu


Twenty Plus - Apakah Sobat T-Plus termasuk orang yang mudah tergoda? Terutama saat melihat Pria tampan atau wanita yang cantik, Sobat T-Plus langung melupakan semuanya dan ingin mengenalnya? Jika jawabannya iya, Sobat T-Plus perlu waspada karena itu tanda-tanda bahwa Sobat T-Plus bukan tipikal orang setia. Memang, sebelum memasuki jenjang pernikahan Sobat T-Plus bebas berteman dengan siapa saja, bebas memilih-milih seseorang sebelum menentukannya sebagai pasangan. Tapi perlu diingat, apapaun alasan Sobat T-Plus untuk mendapatkan banyak teman, alasan sebenarnya yang mengetahui adalah Sobat T-Plus sendiri. Mungkin tak heran jika ada sebuah kasus, Sobat T-Plus sedang dekat dengan seseorang, kedekatan yang tentunya lebih dekat dari pada sekedar hubungan teman pada umumnya, lantas suatu hari Sobat T-Plus bertemu seseorang yang mempunyai sesuatu yang lebih dari pada teman dekat Sobat T-Plus, dan lagi-lagi Sobat T-Plus mendekatinya, begitu seterusnya. Dengan dalih bahwa saat ini Sobat T-Plus sedang proses pemilihan, dan itu tidak ada salahnya. 
Yang perlu digaris bawahi adalah, siapakah Sobat T-Plus sampai merasa punya hak memberi posisi tidak jelas pada orang-orang yang selama ini tengah dekat dengan kita? Apakah karena merasa sempurna sampai menjajaki beberapa orang sekaligus? Perbuatan seperti itu sebenarnya tidak dibenarkan. Sobat T-Plus termasuk Pemberi Harapan Palsu atau lebih sering disingkat PHP. Karena semua itu hanya untuk memenuhi kepuasan Sobat T-Plus belaka. Hati yang tak terkendali dan selalu dituruti, justru akan membuat pemiliknya menjadi budaknya saja. Etika dalam berteman sebenarnya mempunyai batasan-batasan yang akhir-akhir ini telah dikaburkan maknanya hanya untuk membenarkan perilaku yang dilakukan. Saat perhatian terlalu banyak dicurahkan, saat itulah terjalin hubungan pertemanan yang tidak sehat. Akan ada salah satu pihak yang akan salah paham dalam mengartikannya. Padahal kita yang mungkin Sang pemberi perhatian menganggap hal itu lumrah dilakukan layaknya seorang teman. Berikanlah porsi perhatian sewajarnya, karena permasalahan kerap kali timbul saat Sobat T-Plus tak dapat membedakan porsi perhatian yang diberikan. Suatu kebaikan tak akan terlihat baik saat kita salah penempatkannya. So, jangan menjadi seorang pemerhati yang salah alamat ya, Sobat T-Plus? Semoga Bermanfaat :)

Image by 3.bp.blogspot.com

Share this:

Post a Comment

 
Back To Top
Copyright © 2014 Twenty Plus Magazine. Designed by OddThemes